Manfaat Masker Sensi Convex dengan 4 Ply: Seberapa Efektif?

Masker Sensi Convex adalah produk masker dengan 4 ply. Sesuai dengan protokol kesehatan sejak adanya pandemi, berikut ini beberapa manfaat penggunaan masker dengan empat lapisan.

Sesuai dengan Anjuran Pemerintah

Otoritas kesehatan di banyak negara termasuk Indonesia telah merekomendasikan penutup wajah double. Atau masker sederhana buatan rumah yang terbuat dari kain, misalnya dari bahan katun, yang dapat diikat atau diikat di hidung dan mulut.

Kemudian, pada lapisan dalamnya, memakai masker 4 ply untuk memastikan keamanan dan mematuhi protokol selama pandemi. Meskipun sekarang Covid sudah turun, tetapi tetap harus berusaha menjaga kesehatan bukan?

Tidak Mudah Meresap Air

Masker Sensi Convex sebagai produk 4 lapis penting karena tidak mudah menyerap air. Ketikamusim hujan tiba, masker bedah 4 lapis memberikan keuntungan dan keamanan tersebut.

Dianjurkan Oleh Banyak Peneliti

Penelitian menjelaskan bahwa penggunaan yang paling baik adalah masker bedah 4 lapis selama musim hujan. Mengapa demikian? Karena masker tersebut memiliki bagian luar yang tidak basah selama musim hujan.

Sifat Hidrofobik yang Dimiliki

Masker ini memiliki eksterior hidrofobik sehingga Anda dapat terlindungi dengan maksimal. Cara mengecek permukaan hidrofobik yaitu menempatkan setetes air di atasnya, dan jika masker tahan air, tetesan itu akan menggelinding, tidak meresap.

Mudah Dipakai

Penting untuk memakai masker dengan benar, yaitu dalam posisi bagian topeng yang berwarna lebih terang dimaksudkan untuk berada di dalam. Di sisi lain, bagian yang lebih gelap atau bersifat hidrofobik, harus dipakai di luar.

Mudah Perawatannya

Karena bagian dalamnya tidak tahan air, jika bagian dalam masker basah, sebaiknya diganti, dan dibuang, karena jenis sekali pakai. Terutama jika masker benar-benar basah kuyup, Anda harus membuangnya, karena kemanjuran semua masker akan sangat berkurang jika basah.

Itulah beberapa manfaat dari masker Sensi Convex yang akan benar-benar Anda rasakan ketika memakainya. Baik ketika pandemi atau tidak, melindungi hidung dan mulut atau setengah wajah dari polusi tentu lebih baik dibandingkan tidak sama sekali bukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *