Dewasa ini, banyak bermunculan perusahaan startup di bidang  fintech. Perusahaan tersebut menjalankan bisnisnya di bidang jasa keuangan yang bersinergi dengan teknologi. Oleh karena itu, mereka menjalankan usahanya secara digital.

Sebenarnya apa itu fintech? Fintech merupakan sebuah inovasi yang ada pada industri jasa keuangan yang memanfaatkan penggunaan teknologi masa kini. Produk fintech biasanya berupa suatu sistem yang dibangun guna menjalankan mekanisme transaksi keuangan yang spesifik.

Seandainya Anda tertarik mendirikan perusahaan yang berbasis fintech maka wajib menyimak penjelasan berikut ini:

Definisi Fintech

Mungkin Anda sering mendengar istilah fintech yang berseliweran di media masa. Fintech itu sendiri adalah gabungan dari dua suku kata yaitu finansial teknologi. Lalu apa sebenarnya definisinya? Sesunguhnya belum ada definisi khusus dari gabungan kata itu. Namun fintech sering dipakai untuk menyebut inovasi dalam bidang finansial atau keuangan.

Inovasi itupun dapat juga disebut sebagai inovasi finansial dengan sentuhan teknologi modern. Dengan kata lain, bisa juga berarti sebagai segmen dalam bidang startup dengan tujuan untuk membantu penggunaan teknologi secara maksimal. Di antara kegunaan fintech dalam bisnis yaitu untuk mempertajam, mengubah, dan mempercepat semua aspek dalam pelayanan keuangan.

Dengan begitu, teknologi ini bermanfaat untuk mempercepat dan mempersingkat metode pembayaran seperti transfer dana, pinjaman dana, pengumpulan dana, sampai pengelolaan asetnya.

Oleh karena itu, fintech telah banyak mengubah para pelaku usaha dalam bidang teknologi dan keuangan. Hal ini pun sudah menjadi gaya hidup mereka karena sudah menjadi kebutuhan utama dalam bisnisnya.

Manfaat Fintech

Anda pun harus mengetahui manfaat dari financial technology. Istilah itu bermanfaat untuk:

  • Membantu berkembangnya perusahaan startup yang tergolong baru.
  • Taraf hidup orang banyak jadi meningkat
  • Bisa merangsang angka berkembangnya bitcoin.
  • bermanfaat dalam mengurangi pinjaman dengan bunga tinggi.
  • Memudahkan pelayanan finansial.
  • Bisa membantu UMKM dalam mendapatkan modal dengan modal lebih rendah.
  • Dan dapat mendukung inklusi keuangan.

Jenis Fintech

Selanjutnya, financial technology pun memiliki jenis-jenisnya sendiri sekarang ini. Sesungguhnya, Anda bisa memanfaatkan banyak layanan dan produk dalam mempraktikan fintech. Kemudian Bank Indonesia membuat klasifikasi fintech ke dalam 4 jenis seperti berikut ini:

  • (Peer to peer) P2P lending dan
  • Clearing, payment, dan settlement.
  • Jenis manajemen resiko dan investasi.
  • Dan aggregator market.